Rabu, 16 Oktober 2013


Tips Mengatur Keuangan Untuk Dana Liburan



Apakah Anda pernah menunda impian liburan keluarga Anda  karena kekurangan dana? Apakah Anda membutuhkan liburan tetapi tidak ingin mengambil risiko berhutang apapun?  

Merencanakan liburan keluarga atau meluangkan waktu   santai dan menikmatinya   bersama dengan keluarga merupakan hal penting. Apakah ada hal yang paling indah selain menciptakan momen berharga bersama dengan orang yang dicintai.  




Dengan beberapa anggaran pribadi dan rencana menabung, membuat impian liburan Anda bersama keluarga  lebih cepat menjadi kenyataan. Mumpung belum terlambat, lebih baik mulai  merencanakan  apa yang bisa dilakukan untuk  liburan mendatang.  Meskipun liburan meninggalkan  kesan yang menyenangkan namun akan jadi kurang bermakna  jika  tagihan  kartu kredit membengkak  dan   kurangnya  uang yang  mesti disisihkan untuk kebutuhan lain.

Berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menyiapkan dana liburan Anda:

1. Rencanakan  Waktu dan Tujuan Liburan Anda
Memiliki gagasan yang jelas tentang biaya liburan sangat penting. Anda akan harus mempertimbangkan biaya penginapan, tiket pesawat, bensin, sewa mobil, makanan dan minuman dan setiap kunjungan tambahan. Daftakan semua item utama dan pikirkan sejumlah alternatif juga. Mungkin untuk membebaskan sejumlah uang untuk kegiatan menyenangkan keluarga Anda dapat menggunakan rewards point kartu kredit Anda atau Anda bisa tinggal di rumah teman atau kerabat atau menyewa apartemen.

Jadi daftarkan secara menyeluruh semua kegiatan yang ingin Anda lakukan, tetapkan biaya untuk setiap kebutuhan. Jika Anda membeli tiket online untuk melewati tempat-tempat seperti Dream World, Anda juga bisa diskon khusus dan harga berkurang. Selain itu gunakan situs aggregator sebagai perbandingan harga untuk penerbangan dan hotel.

2. Set Up Jadwal Tabungan Reguler
Setelah Anda mengetahui biaya liburan Anda dan waktu tahun bahwa Anda ingin pergi, Anda dapat mengetahui berapa banyak per bulan yang Anda butuhkan untuk menyimpan ke liburan impian Anda . Ini juga merupakan ide yang baik untuk membuat sebuah rekening tabungan terpisah untuk mengumpulkan dana perjalanan. Ini akan memungkinkan Anda untuk menyimpan hujan atau cerah jika Anda memiliki transfer otomatis ke rekening ini. Haruskah jumlah tabungan bulanan tampaknya terlalu banyak, Anda dapat menunda liburan atau menemukan cara yang lebih jujur untuk memotong kembali pada pengeluaran Anda.

3.  Mulai menabung untuk dana Liburan
Untuk mencapai target tabungan bulanan Anda, Anda akan harus meneliti kebiasaan belanja Anda dan mungkin membuat beberapa pengorbanan. 

Dengan mengatur keuangan  dan perencanaan tabungan,  Anda dapat dengan mudah mencapai liburan impian Anda.  Anda benar-benar dapat menikmati liburan Anda dan bangga bahwa Anda tidak perlu berhutang untuk melakukannya.  Keluarga tidak hanya berbagi beberapa kenangan liburan  tetapi juga belajar untuk menyimpan tabungan lebih teratur dan membantu Anda menyimpan menuju liburan Anda berikutnya!

Selamat Berlibur!

Senin, 14 Oktober 2013

Investasi di Reksa Dana (4)

Jakarta - Kalau di tulisan sebelumnya sudah dibahas 2 jenis reksa dana yang berinvestasi sebagian atau seluruh dananya di saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan mempunyai resiko yang relatif tinggi yaitu Reksa Dana Saham dan Reksa Dana Campuran, kali ini kita akan membahas reksa dana dengan resiko yang relatif lebih rendah lagi yaitu Reksa Dana Pendapatan Tetap.

Reksa Dana Pendapatan Tetap ini cocok bagi anda yang tidak berani masuk ke saham. Reksa Dana Pendapatan Tetap ini adalah reksa dana yang berinvetasi pada Surat Utang atau Obligasi.

Mengapa disebut 'Pendapatan Tetap'? Karena obligasi alias surat utang pada umumnya secara tetap setiap bulan atau setiap tiga bulan akan membayarkan bunga kepada investor dari surat utang tersebut. Adapun besaran bunganya bisa tetap atau bisa berubah-ubah tergantung dari jenis obligasinya.

Obligasi sendiri ada yang dikeluarkan oleh pemerintah atau Obligasi Pemerintah yang namanya SUN alias Surat Utang Negara. Surat utang yang dikeluarkan oleh Negara Republik Indonesia ini sendiri ada yang dijual dengan nominal pecahan besar (misalnya Rp 1 miliar) dan ada juga yang dijual dengan pecahan nominal kecil untuk investor Ritel yang kemudian dikenal dengan nama ORI alias Obligasi Ritel Indonesia.

Seiring berjalannya waktu Obligasi Pemerintah ini juga ditawarkan (dijual) versi syariahnya yang kemudian dikenal dengan nama Sukuk atau Sukuk Negara. Sama seperti SUN dan ORI, Obligasi Sukuk ini juga dijual untuk nasabah Ritel dengan nama Sukuk Ritel.

Obligasi yang dikeluarkan oleh Pemerintah ini sendiri mempunyai kelebihan yaitu secara undang-undang dijamin oleh Negara Republik Indonesia, sehingga tingkat keamanannya sendiri (khususnya untuk resiko gagal bayar/default) relatif lebih aman dibandingkan Obligasi jenis lain.

Selain Obligasi Pemerintah, lalu ada juga Obligasi yang dikeluarkan oleh Perusahaan Swasta atau dikenal dengan Obligasi Swasta. Surat utang atau Obligasi ini bisa dikeluarkan/diterbitkan oleh perusahaan BUMN maupun perusahaan swasta nasional lainnya.